Cinta ditolak dukun bertindak

"Cinta Ditolak Dukun Bertindak" masih ada sampai sekarang?

Banyak orang yang kebakaran jenggot kalo suka sama orang tapi gak dapat balasan alias bertepuk sebelah tangan. ada yang sampe dateng ke dukun, beli jimat, beli alat pelet, baca mantra-mantra yang biasanya keliatan seperti orang aneh. tapi menurut aku biarpun bisa dapat cinta orang yang disuka tetap aja cintanya cuma sekedar cinta monyet yang bisa hilang kalau kekuatannya hilang.

jadi buat teman-teman jangan sampai ke dukun atau beli barang-barang buat melet karena dosa dan merugikan orang lain bahkan bisa bikin kita masuk penjara dan neraka. bisa juga kita udah keluar banyak uang dan ngelakuin yang konyol ternyata dukun palsu atau barang palsu. mendingan dapatkan cinta sejati saja walaupun susah dicari dan penuh kegagalan.

No Selingkuh


Perceraian yang berubah nestapa

Banyak hikmah mengapa Allah menghukum “perceraian” dengan halal yang dibenci. Karenanya, piker berkali-kali kalau memasuki wilayah yang satu ini.


Al-Qur’an sebagai sumber hukum Islam sudah barang tentu menerangkan banyak hal dalam kehidupan yang kompleks ini. Di antaranya bentuk hukum yang secara aghlabiah (garis besar) disebutkan dalam al-Qur’an adalah masalah hukum haram dan halal. Al-Qur’an berbicara tentang kedua hal itu dalam berbagai bentuk dan konteks, secara jelas dan gambling.

Halal adalah suatu bentuk (hukum) yang telah mendapat legitimasi dari Allah SWT melalui sumber al-Qur’an, baik tersurat maupun tersirat. Atau yang dijabarkan utusan-nya (Rasulullah saw), baik dalam bentuk material maupun imaterial.

Halal kata Allah, tentu thoyyib (baik) buat kita. Halal kata manusia belum tentu halal menurut Allah AWT. Haram kata Dia, jelas ada mudharat (bahaya) buat kita. Karenanya, halal haram, merupakan ketentuan Ilahi yang mutlak, sebagaimana Rasulullah saw tegaskan, “Halal itu jelas dan haram itu juga jelas,” (HR. Bukhori, Muslim).

Kalau terkadang terdapat rukhsah (toleransi), itu pun menjadi hak prerogative Allah SWT. Artinya, bila ciptaan-Nya, manusia, mendapat syiddatul masyaqqah (kesulitan berat) yang menemui jalan buntu dalam memecahkan masalah, Allah SWT juga yang memberikan toleransi atau keringanan sebagai fleksibilitas ajaran-Nya. “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebaikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang ia kerjakan,” (QS. al-Baqarah: 286).

Jika ada sesuatu yang diharamkan, itu dipastikan tidak thoyyib bagi manusia. Karena itu, sebenarnya dengan rambu-rambu tersebut, Allah menghendaki mansia agar dapat eksis, sesuai proporsinya, sebagai ahsani taqwi,, ciptaan-Nya yang terbaik.

Jika aturan “haram” dilanggar atau dibuat longgar, maka Allah SWT membenci pelakunya dan memberikan predikat pendosa. Bahkan, Dia akan mengembalikannya pada tempat paling hina. “Kemudian Kami kembalikan dia ketempat yang serendah-rendahnya (neraka),” (QS. at-Tin)

Jika soal haram yang dilanggar, kemudian Allah SWT membencinya dan murka, itu adalah hal yang wajar karena memang jelas salahnya. Tetapi, hal halal yang kita perbuat dan Allah membencinya, tentu jarang kita dengar. Mengapa Allah SWT membenci perbuatan halal yang kita lakukan?

Pemutusan hubungan rumah tangga atau perceraian adalah suatu yang halal bagi Allah. Tapi, hal tersebut dibenci-Nya, seperti diterangkan Rasulullah saw, “Di antara barang-barang yang halal yang dibenci Allah, adalah talak,” (HR> Abu Daud, Ibnu Majah).

Perceraian yang hukum kehalalannya itu ditolelir oleh syariat sedikit menimbulkan pertanyaan bagi kita. Ada apa sebenarnya di balik kehalalan itu? Menyadari begitu besar hikmah yang terkandung, segera kita sadai bahwa kehalalan yang satu ini adalah jalan alternative yang seharusnya tidak disentuh dan dipilih oleh insane-insan rumah tangga jika mereka berselisih.

Selain itu, di balik ini semua, ada syariat kebaikan, betapa Allah sangat menghargai sebuah jalinan ikatan suci yang dengannya akan tercipta ketentraman (sakinah) keluarga. Dengan ketetapan hukum-Nya Allah Azza wa Jalla hendak mengetuk hati kita dan mengingatkan, bahwa begit besar dampa dari sebuah perceraian. Imbasnya tidak hanya tertuju pada keda penjalin cinta-kasih (suami dan istri), tetapi juga kepada anak-anak, keluarga, dan seluruh kerabat keduanya.

Kenyataan yang kerap terjadi, jika hubungan rumah tangga itu putus, dengan sendirinya pola hubungan silaturahmi juga tidak lagi terjalin. Kalaupun tetap terjalin, jarang sekali mereka saling bertemu. Sudah pasti akan terjadi kesenjangan. Keluarga dengan kerabat lainnya, mantan suami dengan mantan istrinya itu, masing-masing akan menampakkan ketertutupan dan keterbatasan gerak.

Bahkan, mungkin jika satu di antara keduanya atau kedua-duanya, atau keluarga yang bersangkutan mengetahui akan bertemu dalam satu jalan, mereka bisa jadi akan mencari jalan lain supaya tidak bertemu. Ditambah lagi, pemutusan rumah tangga (cerai) itu berangkat dari persoalan dan konflik antarkeluarga.

Walaupun fenomena tersebut adalah hal yang wajar sebagai akibat perceraian, justru dampak inilah yang ditengarai Allah SWT pada kata yang tersirat, yaitu “abghadu” (perbuatan yang paling dibenci).

Kebencian itu boleh jadi karena secara tak langsung keduanya (suami-istri) dianggap telah menyalahi janji-janji yang diproklamirkan ketika akad nikah dan walimatul ursy berlangsung (QS. ar-Ruum: 21). Atau karena menyalahi konsep Allah SWT tentang anjuran agar dengan tali pernikahan itu, terwujud manusia-manusia yang saling mengenal (QS. al-Hujurat: 13). Dan hubungan itu menjadi suatu ikatandalam rumah tangga, selain sebagai wadah dan wahana pengikat tali persaudaraan Islam yang lebih erat lagi (QS. al-Hujurat: 10).

Sebenarnya iitulah tali-temali persaudaraan yang “sayap”nya akan lebih berkembang lagi. “Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allaj perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut epada hiab yang buruk,” (QS. ar-Ra’d: 21).

Bangunan Itu Menelan Ibu dan Bulanku

Cerpen Han Gagas
PhotobucketAKU begitu suka melihat bulan. Entah kenapa. Mungkin karena bulan adalah benda yang kali pertama kulihat. Dulu.
Setiap bayi ketika mampu melihat dunia selalu dijemur di bawah matahari. Memang aku mengalami itu tapi tak cuma begitu. Ayahku -yang merupakan satu-satunya orang tua-membawa mataku pada rembulan dan kecerahan malam dengan bintang-gemintang. Tentu saja dengan balutan kain berlipat-lipat yang membungkus tubuh.

Install System Restore

System restore adalah salah satu fitur yang efektif untuk mengembalikan system Anda pada keadaan dimana kerusakan atau konflik sistem belum terjadi. Misalnya pemasangan driver yang tidak kompatibel dengan Windows XP. Dengan system restore, Anda dapat dengan mudah mengembalikan kondisi komputer kembali ke waktu dimana perangkat tersebut di install.
System restore dapat diakses melalui system tools, dalam modul normal. Namun adakalanya dimana kerusakan atau ketidakcocokan alat/driver mengakibatkan user sulit memasuki modul normal atau dapat disebut juga komputer gagal booting. Oleh sebab itu, salah satu jalan keluarnya adalah mengakses system restore dari modul Safe Mode.

Bahkan setiap kali akan memasuki Safe Mode, Anda akan selalu ditanya oleh komputer Anda apakah akan bekerja dalam safe mode atau hanya kan menjalankan system restore. Jika Anda ingin menjalankan system restore, pada saat awal memasuki safe mode pilih saja No.

Kemudian Anda dapat menjalankan system restore sebagaimana layaknya menjalankan system restore pada modul normal. Semua langkah dalam menggunakan system restore tidak ada yang berbeda, baik dalam Safe Mode maupun dalam modul normal. Untuk lebih jelas mengenai Safe Mode, bagaimana mengaturnya.

Memperbaiki Komputer Rusak

Komputer yang tidak dapat dipergunakan ada banyak sebabnya. Mulai dari aplikasi yang rusak sampai pada kerusakan fisik Beberapa kerusakan ini sebenarnya dapat dengan mudah diperbaiki dalam safe mode, ketimbang harus dibawa ke tempat servis yang tidak jarang membutuhkan waktu dan biaya yang besar. Beberapa petunjuk di bawah ini nantinya dapat anda pergunakan untuk memperbaki beberapa kerusakan komputer dengan safe mode. Namun, terlebih dahulu Anda harus mengenali jenis kerukan apa yang dialami komput Anda.

Cara mengetahuinya adalah dengan mengidentifikasi di mana kegagalan terjadi. Jika komputer gagal menjalani proses booting, pada saat sedang loading Windows atau kemudian diam dan layar menjadi biru, maka kekacauan dat6ing dari driver atau hardware yang tidak cocok.

Sedangkan bila yang terjadi adalah system crash pada saat proses loading selesai dijalankan, atau pada saat Windows sedang melakukan proses star up, maka yang terjadi biang keladinya adalah aplikasi yang aktif pada saat star up. Baik karena proses instaliasi yang tidak sempuna, karena kompliknya aplikasi dengan aplikasi lain, atau hardware yang ada. Semuanya bisa saja menjadi penyebab.

Kerusakan Software

Kerusakan yang ditimbulkan oleh aplikasi cukup beragam, diantaranya adalah aplikasi tersebut dapat membuat system mengalami crash baik pada saat komputer selesai loading antar muka atau pada saat aplikasi dijalankan. Bahkan ada juga beberapa aplikasi atau service yang membuat system sepenuhnya gagal booting.

Masalah-masalah yang ditimbulkan oleh aplikasi ini sebenarnya memiliki banyak solusi sebelum akhirnya diselesaikan dengan safe mode.

Yang pertma adalah dengan meng-uninstall aplikasi melalui control panel, Add/Remove Programs. Lalu install ulang. Yang kedua adalah dengan menjalankan system restore. Jika keduanya berhasil, maka tidak perlu masuk ke dalam Safe Mode. Namun jika keduanya tidak berhasil atau tiap kali melakukannya komputer selalu melakukan crash, karena konflik yang terjadi antara software dan hardware. Maka langkah selanjutnya barulah menggunakan Safe Mode. Langkah menggunakan Safe Mode juga akan dengan sendirinya harus Anda lakukan bila kerusakan membuat Anda sulit masuk dalam antar muka Windows XP yang normal. Umumnya ditimbulkan oleh aplikasi yang aktif pada saat startup.
Langkah awal adalah masuk dalam Safe Mode. Kemudian lakukan proses uninstall dari Safe Mode. Cara ini umumnya sangat efektif. Karena kemungkinan system mengalami konflik sangat minim.

Jika tidak mengetahui program apa saja pada saat start up, maka Anda dapat menggunakan bantuan aplikasi khusus (yang dapat mendeteksi auto run aplikasi) atau dengan menggunakan perintah ‘msconfig’. Caranya tekan start kemudian klik run dan tulis msconfig, kemudian tekan Ok.
Setelah itu buka halaman start up. Pada halaman ini Anda dapat menandakan mana saja aplikasi yang ingin Anda pilih untuk tetap diaktifkann dan mana yang tidak. Lalu jalankan kembali ke Windows dalam modul biasa.

Namun jika tidak diketahui aplikasi mana yang mengacau, Anda perlu menjalankan trik berikut :

Jalankan ‘msconfig’ dalam safe mode lalu pilih bagian start up. Dan langsung tekan tombol Disable all. Tekan tombol apply lalu booting komputer Anda dalam modul biasa.

Kemudian dalam modul biasa, jalankan kembali msconfig dan buka kembali bagian start up.

Setelah itu, pilih salah satu persatu aplikasi untuk diaktifkan. Setiap kali mengaktifkan satu aplikasi, booting kembali komputer Anda.

Lakukan terus sampai Anda mengalami crash atau biasa muncul. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui sebenarnya aplikasi mana yang menjadi gara-gara.

Bila sudah diketahui, lakukan proses penonaktifan aplikasi tersebut atau menguninstall secara langsung aplikasi dalam Safe Mode.

Kerusakan Hardware

Jika Anda salah meng-update driver, dengan mudah Anda dapat menjalankan Roll Back Driver. Namun kadang untuk menjalankan rol back driver tidak sesederhana itu. Sebab bila ternyata terjadi konflik, maka akan ada kemunkian system crash dan tidak mau booting ke dalam modul normal sehingga proses roll back driver harus dilakukan dalam Safe Mode.

Proses roll back driver dapat dilakukan jika memang Anda mengetahui driver mana yang bermasalah.

Umumnya permasalahan driver bila tidak karena salah drivernya, maka kesalahan lain adalah sriver yang rusak tidak dapat diterima oleh operating system. Dalam Windows XP, Anda boleh mencurigai driver-driver yang tidak memilki sertifikasi Windows XP. Cara mengetahui driver mana saja yang tidak memiliki sertifikasi Windows XP adalah dengan menjalankan perintah ’sigverif’.

Namun bermasalah dengan operating system Anda. Oleh sebab itu, Anda harus mengetesnya satu per satu. Sebelum mengetes, sebaiknya Anada jalankan ’sigserif’ tersebut dalam modul Safe Mode. Lalu setelah Anda mengetahui driver mana saja yang bukan bersetifikasi Windows cut dan paste file tersebut dari :C\windows\system32\driver\ ke dalam folder yang Anda buat sendiri (misalnya diberikan nama back up).

Kemudian kembalikan (dengan cut dan paste) satu persatu ke dalam driver kedalam folder :C\windows\system32\driver\ satu per satu sambil me-roboot komputer dalam modul biasa-pada setiap satu file dipindahkan-sambil Anda mengalami masalah atau sampai kmputer tidak mau me-reboot tau crash. Dengan begitu, Anda akan mengetahui driver mana yang bermasalah. Cut dan paste driver tersebut kembali ke folder yang Anada buat sebelumnya. Lalu cari penggantinya yang lebih baik. Bila sudah dapat di install kembali drivernya.

Namun, jangan lakukan hal ini pada driver VGA. Untuk driver VGA caranya cukup dengan rool back driver atau meng-update drivernya. Dalam mengakses menu driver VGA dalam Safe Mode adalah sebagai berikut. Setelah jalankan Safe Mode, klik kanan pada dekstop, lalu pilih properties. Kemudian itu pilih halaman setting, tekan tombol Advance di bagian bawahnya. Lalu pada halaman adapter tekan tombol Properties. Pada halaman driver Anda dapat melakukan tindakan-tindakan yang disebutkan tadi.

Bila ada perangkat yang setelah dipasang justru membuat komputer crash atau membuat menolak booting, maka Anda harus men-Disable-kan terlebih dahulu perangkat tersebut dalam modul Safe Mode. Kemudian cari driver yang benar kemudian install driver tersebut dalam modul normal. Setelah terinstall dengan benar, barulah enable-kan kembali perangkat Anda dalam modul normal juga.

Tidak jarang juga berkaian dengan VGA adlah niladi refresh rate yang tidak sesuai dengan kemampuan monitor, sehingga kadang monitor tidak mau menampilkan antarmuka operting system-nya dengan baik. Cara memperbaikinya tekan tombol F8 (seperti akan masuk dalam Safe Mode) namun jangan plih safe mode, melainkan pilih Enable VGA Mode. Dengan begini komputer akan me-reset pengaturan VGA pada nilai standard yaitu resolusi 640×480 dengan refresh rate 60 Hz. Untuk mengubahnya tekan menu Start, Control Panel, Display, Settings, Advance. Kemudian dalam halaman Adaptor tekan tombol ‘list all modes’. Cobalah opsi yang Anda inginkann, bila tidak ada keganjilan, berati cocok. Jika sudah cocok, reboot kembali komputer dalam modul normal.

Banyak bukan yang dapat Anda lakukan dengan Safe Mode? Tidak perl lagi terburu-buru ke tukang service. Lain kali cobalah dulu perbaiki sendiri.

Berfikir Jernih

Berfikir Sebagaimana Mestinya

Pernahkan anda memikirkan bahwa anda tidak ada sebelum dilahirkan ke dunia ini, dan anda telah diciptakan dari sebuah ketiadaan?

Pernahkan anda berfikir bagaimana bunga yang setiap hari anda lihat di ruang tamu, yang tumbuh dari tanah yang hitam, ternyata memiliki bau yang harum serta berwarna-warni?

Pernahkan anda memikirkan seekor nyamuk, yang sangat mengganggu ketika terbang mengintari anda, mengepakkan sayapnya dengan kecepatan yang sedemikian tinggi sehingga kita tidak mampu melihatnya?

Pernahkan anda berfikir bahwa lapisan luar dari buah-buahan seperti pisang, semangka, melon dan jeruk berfungsi sebagai pembungkus yang sangat berkualitas, yang membungkus daging buahnya sedemikian rupa sehingga rasa dan keharumannya tetap terjaga?

Pernahkan anda berfikir bahwa gempa bumi mungkin saja datang secara tiba-tiba ketika anda sedang tidur, yang menghancurkan luluhkan rumah, kantor dan kota anda hingga rata dengan tanah sehingga dalam tempo beberapa detik saja anda pun kehilangan segala sesuatu yang anda miliki di dunia ini?

Pernahkan anda berfikir bahwa kehidupan anda berlalu dengan sangat cepat, anda pum menjadi semakin tua dan lemah, dan lambat laun kehilangan ketampanan atau kecantikan, kesehatan dan kekuatan anda?

Pernahkan anda memikirkan bahwa suatu nanti, malaikat maut yang diutus oleh Allah akan datang menjemput untuk membawa anda meninggalkan dunia ini?

Jika demikian, pernahkan anda berfikir mengapa manusia demikian terbelenggu oleh kehidupan dunia yang sebentar lagi akan mereka tinggalkan dan seharusnya mereka jadikan sebagai tempat untuk berkerja keras dalam meraih kebahagiaan hidup di akhirat?

Manusia adalah makhluk yang dilengkapi Allah sarana berfikir. Namun sayang, kebanyakan mereka tidak menggunakan sarana yang teramat penting ini sebagaimana mestinya. Bahkan pada kenyataannya sebagian manusia hamper tidak pernah berfikir.

Sebenarnya, setiap orang memiliki tingkat kemampuan berfikir yang seringkali ia sendiri tidak menyadarinya. Ketika mulai menggunakan kemampuan berpikir tersebut, fakta-fakta yang sampai sekarang tidak mampu diketahuinya, lambat-laun mulai terbuka di hadapannya. Semakin dalam ia berfikir, semakin bertambahlah kemampuan berfikirnya dan hal ini mungkin sekali berlaku bagi setiap orang. Harus disadari bahwa tiap orang mempunyai kebutuhan untuk berfikir serta menggunakan akalnya semaksimal mungkin.

Tulisan ini dibuat dan ditulis dengan tujuan mengajak manusia “berfikir sebagaimana mestinya”. Seseorang yang tidak berfikir berada sangat jauh dari kebenaran dan menjalani sebuah kehidupan yang penuh kepalsuan dan kesesatan. Akibatnya ia tidak akan mengetahui tujuan penciptaan alam, dan arti keberadaan dirinya di dunia. Padahal, Allah telah menciptakan segala sesuatu untuk sebuah tujuan sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur’an :

“Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dengan bermain-main. Kami tidak menciptakan keduanya melainkan dengan haq, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS. Ad-Dukhaan, 44 : 38-39)
“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS. Al-Mu’minuun, 23 : 115)

Oleh karena itu, yang paling pertama kali wajib untuk difikirkan secara mendalam oleh setiap orang ialah tujuan dari penciptaan dirinya, baru kemudian segala sesuatu yang ia lihat di alam sekitar serta segala kejadian atau peristiwa yang ia jumpai selama hidupnya. Mannusia yang tidak memiliki hal ini, hanya akan mengetahui kenyataan-kenyataan tersebut setelah mati. Yakni ketika ia mempertanggung jawabkan segala amal perbuatannya di hadapan Allah; namun sayang sudah terlambat. Allah berfirman dalam Al-Qur’an bahwa pada hari penghisaban, tiap manusia akan berfikir dan menyaksikan kebenaran atau kenyataan tersebut :

“Dan pada hari itu diperlihatkan mereka neraka Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia mengatakan, “Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini.” (QS. Al-Fajr, 89 : 23-24)

Padahal Allah telah memberikan kita kesempatan hidup di dunia. Berfikir atau merenung untuk kemudian mengambul kesimpulan atau pelajaran-pelajaran dari apa yang kita renungkan untuk memahami kebenaran, akan menghasilkan sesuatu yang bernilai bagi kehidupan di akhirat kelak. Dengan alasan inilah, Allah mewajibkan seluruh manusia, melalui Nabi dan Kitab-kitab-Nya, untuk memikirkan dan merenungkan penciptaan diri mereka sendiri dan jagad raya :

“Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka?, Allah tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan tujuan yang benar dan waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya kebanyakan di antara manusia benar-benar ingkar akan pertemua dengan Tuhannya.” (QS. Ar-Ruum, 30 : 8)

Cara Bermain Poker


Permainan Poker pada intinya seperti ini :

Pemain-pemain mengkombinasikan kartu2 yang terlihat di meja, dengan kartu milik mereka sendiri. Siapa yang kombinasi kartunya paling tinggi nilainya, itulah pemenang taruhan. Kombinasi tersebut dibentuk oleh 5 kartu, yang berasal dari dari kartu milik pemain sendiri dan kartu yang terlihat di meja.

Urut-urutan kombinasi kartu adalah sebagai berikut:
Nita Laila © 2011. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute